SAVE TRENGGILING 2013


Source
A. DESKRIPTIF
Trenggiling biasa (Manis javanica syn. Paramanis javanica) adalah wakil dari ordo Pholidota  yang masih ditemukan di Asia Tenggara. Hewan ini memakan serangga dan terutama semut dan rayap. Trenggiling hidup di hutan hujan tropis dataran rendah. Trenggiling kadang juga dikenal sebagai ant eater. Bentuk tubuhnya memanjang, dengan lidah yang dapat dijulurkan hingga sepertiga panjang tubuhnya untuk mencari semut di sarangnya. Rambutnya termodifikasi menjadi semacam sisik besar yang tersusun membentuk perisai berlapis sebagai alat perlindungan diri. Jika diganggu, trenggiling akan menggulungkan badannya seperti bola. Ia dapat pula mengebatkan ekornya, sehingga "sisik"nya dapat melukai kulit pengganggunya. Trenggiling terancam keberadaannya akibat habitatnya terganggu serta menjadi obyek perdagangan hewan liar. [1] [2]
[1] Trenggiling atau tenggiling, atau pangolin, atau peusing bahasa Inggrisnya “Scaly Ant Eater”, atau nama latinnya Manis javanica (untuk jenis trenggiling yang hidup di Indonesia dan Malaysia) adalah hewan mamalia (menyusui) yang tidak bergigi alias ompong. Trenggiling hidup di daerah hutan hujan tropis dataran rendah. Bentuk tubuhnya memanjang. Panjang dari kepala sampai ekor trenggiling dewasa sekitar 90 cm, sedang panjang ekornya sekitar 40 cm, beratnya dapat mencapai 12 kg. Umumnya trenggiling betina lebih pendek dari trenggiling jantan. Ia memiliki lidah yang dapat dijulurkan hingga sepertiga dari panjang tubuhnya untuk mencari semut disarangnya. Disamping itu trenggiling mempunyai 2 pasang kaki yang pendek, mulut, mata, telinga dan sisik yang keras. Sisik tenggiling yang bersifat keras, tebal dan tajam itu membantu melindungi dirinya dari musuh. Selain itu ia melindungi dirinya dari musuh dengan cara menggulung badannya hingga seperti bentuk bola sehingga sulit dimakan oleh predator seperti ular namun justru posisi ini memudahkan manusia untuk menangkapnya, Ia dapat pula mengibaskan ekornya yang bersisik tajam sehingga bisa melukai pengganggunya. Trenggiling aktif melakukan kegiatannya  di malam hari. Makanan trenggiling adalah serangga terutama semut dan rayap yang merupakan hama bagi tanaman sehingga keberadaan trenggiling sangat penting sebagai pengontrol populasi hama serangga, punah atau berkurangnya populasi trenggiling akan berdampak pada ledakan hama serangga. Diwaktu siang ia bersembunyi di lubang sarangnya. Diantaranya ada yang tinggal diatas dahan pohon. Ia suka bersarang pada lubang-lubang yang berada dibagian akar-akar pohon besar atau membuat lubang di dalam tanah yang digali dengan menggunakan cakar kakinya. Atau ia menempati lubang-lubang bekas hunian binatang lainnya. Pintu masuk kelubang sarang selalu ditutupnya. Musim kawin trenggiling jatuh pada bulan April sampai Juni. Setelah sang betina mengandung beberapa bulan, ia akan melahirkan anaknya. Anak yang baru dilahirkan beratnya sekitar setengah kg (500 gr), panjang sekitar 45 cm, dan tak lama setelah lahir anak trenggiling langsung bisa berjalan. Waktu lahir sisik si anak masih lembut, namun akan menjadi keras dalam masa 2 hari. Biasanya induk trenggiling akan menjaga anaknya 3 sampai 4 bulan. Selama itu sang anak sering di bawa-bawa oleh induknya di atas ekornya. 
B) JENIS DAN SPESIES
Trenggiling terdiri dari satu jenis (genus) dan 7 spesies / species (rumpun), yaitu spesies :

  • Manis Javania, hidup tersebar di Indonesia, Malaysia dan Indochina.
  • Manis Pentadactyla, hidup di Nepal, Himalaya Timur, Myanmar dan China.
  • Manis Carssicaudata, hidup di India dan Srilangka.
  • Manis Tertradactyla, trenggiling tak berekor yang hidup di Asia.
  • Manis Temmenki, hidup di Asia.
  • Manis Triscuspis, hidup di Asia.
  • Manis Gigantea, hidup di Afrika.


Jika diibaratkan tumbuhan trenggiling ibarat pohon kelapa karena seluruh bagian tubuhnya dapat dimanfaatkan oleh manusia dan bernilai ekonomis tinggi, hal ini yang menyebabkan populasi trenggiling di alam menurun tajam sedangkan penangkaran atau budidaya belum diupayakan.oleh karena itu predator utama trenggiling bukan ular tetapi MANUSIA. 
C) PERINGATAN
  • Trenggiling termasuk satwa liar mamalia yang dilindungi undang-undang, sebagaimana tertuang dalam Lampiran PP No. 7 Tahun 1999, dan ada kententuan dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 bahwa:
  • Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));
  • Barang Siapa Dengan Sengaja menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati (Pasal 21 ayat (2) huruf b), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));
  • Dengan Sengaja memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia; (Pasal 21 ayat (2) huruf d), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));


D) TRENGGILING : BINATANG YANG DILINDUNGI DAN YANG DIBURU ! 
Reposted From iwandahnial 
Dipasaran gelap internasional harga daging trenggiling, binatang yang dilindungi, mencapai 112 dollar AS per kg (sekitar Rp. 1 juta). Harga jual di restoran bisa mencapai 210 Dollar AS (sekitar Rp 1,9 juta) per kg dan harga sisiknya per keping mencapai 1 dollar AS (sekitar Rp. 9.000). Sedangkan harga jual 1 kg daging teringgiling dari pengumpul lokal (di Indonesia) mencapai Rp.250.000. Harga jual daging trenggiling yang menggiurkan inilah yang membuat orang-orang memburu teringgiling yang hidup di Indonesia (juga di Malaysia dan Thailand) untuk di ekspor daging dan kulitnya (sisik) secara ilegal ke para peminat di luar negeri, antara lain ke China, Singapore, Thailand, Vitenam dan Laos demi kepentingan bahan kosmetik, obat kuat, santapan di restoran dan kulitnya untuk bahan pembuatan shabu (narkoba).
E) CUPILKAN BERITA 
Coba kita simak cuplikan-cuplikan berita tentang tertangkapnya para pedagang gelap daging dan kulit trenggiling di bawah ini :
1. Kompas, 2 Agustus 2008. “Omzet Trenggiling Miliaran Rupiah”:
Perdagangan trenggiling secara ilegal yang berpusat di Palembang, Sumatera Selatan, diperkirakan beromzet ratusan miliar rupiah per bulan. Jaringan perdagangan trenggiling yang dibongkar di Palembang itu merupakan pemasok trenggiling ke China, laos, dan Vietnam. Dan seterusnya.
2. Berita Umum, 27 April 2008. “Penyelundupan Daging Tenggiling Di Kalimantan Selatan” : 
Sebanyak 360 satwa tengggiling yang sudah dikemas untuk dijual dagingnya ke luar negeri disita petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan, Kamis 17 April 2008 lalu. Selain daging, petugas menemukan 7 ekor tenggiling yang akan diselundupkan. Daging satwa langka itu disita petugas dari rumah seorang warga Banjarmasin Selatan. Sementara itu, petugas akan melepas kembali tenggiling yang masih hidup ke dalam hutan. Sedangkan daging tenggiling rencananya bakal segera dimusnahkan petugas (liputan6).
3. Padang, Kompas 15 April 2008. “Penyelundupan 23 Tenggiling Digagalkan” :
Direktorat Polisi Perairan Sumatera Barat menggagalkan rencana penyelundupan 23 tenggiling atau trenggiling dari Kabupaten Kepulauan mentawai. Diduga tenggiling dari Sumatera Barat ini kan diperdagangkan ke luar negari. Dan seterusnya.
4. Bandar Lampung (Lampost 16 Nopember 2006). “Hewan Dilindungi: 208 Ekor Daging Tenggiling Dimusnahkan”: 
Setelah sepekan diamankan Badan Karantina Pertanian, Balai Karantina Hewan Kelas I Panjang, 208 ekor daging tenggiling (Manis javanicus) seberat 637,25 kg dalam 20 boks (koli), dimusnahkan di lokasi Pos karantina Hewan, tarahan, Rabu 15 Nopember 2006. Pemusnahan dilakukan pihak karantina karena selain petugas kesulitan mencari pemilik barang, juga keterbatasan sarana. Selanjutnya penyelidikan diserahkan kepenyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). “Penyelidikan terus dilakukan PPNS-BKSDA. Tenggiling memang bukan hewan langka, tapi masuk kategori hewan yang dilindungi,” kata Kepala Seksi Balai Karantina Hewan Kelas 1 Panjang drh Arinaung Siregar di lokasi pemusnahan. Dan seterusnya.
5) Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,, Kamis 10 Desember 2009
Sebanyak 763 kilogram trenggiling (Manis Javanica atau Paramanis Javanika) hasil sitaan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis 10 Desember 2009, dimusnahkan oleh Departemen Kehutanan di Taman Wisata Angke, Kapuk, Jakarta. Daging satwa langka ini rencananya akan diekspor oleh penyelundup ke Hongkong, sebagai bahan baku obat dan makanan. (Sumber: Harian Kompas).
Berita dari Malaysia :
1. George Town (Berita Harian, 15 April 2008). “Perhilitan Rampas Tenggiling RM 50.000” :
Jabatan Perlindungan Hidupan Liar dan Taman Negara (Perhilitan) merampas 98 ekor tenggiling hidup bernilai RM 50.000 di Kampung Menerung, Kepala Batas dekat sini, semalam. …………. Katanya, semua tenggiling yang dirampas itu disyaki untuk dijadikan makanan eksotik selain dieksport ke beberapa negara jiran dan dijual kepada pemborong tempatan. “Tenggiling hidup juga mendapat permintaan tinggi untuk dijadikan ubat tenaga batin dan dipercayai dijual pemborong dengan harga RM 130 sekilogram,” katanya ketika ditemui di pejabatnya disini, semalam. Dan seterusnya.
2. Bukit Kayu Hitam (Bernama 14 Juli 2008). “UUP Tahan Lelaki Cuba Seludup Tenggiling ke Thailand” : 
Unit Pencegah peneludupan (UUP) Bukit Kayu Hitam mematahkan percubaan menyeludup tenggiling ke Thailand apabila berjaya memberkas seorang lelaki tempatan dan merampas 31 ekor binatang itu yang dianggarkan bernilai RP 33.000 di pasaran gelap negara jiran malam tadi………
3. Bernama 27 Juni 2007. “Pihak Berkuasa Thailand Rampas tenggiling, Penyu Dari Pulau Pinang” : 
Pihak berkuasa Thailand merampas 60 kotak kayu yang mengandungi kira-kira 250 ekor tenggiling dan 64 ekor penyu species terancam yang diseludup dari Pulau Pinang ke Vientiane, Laos……….. Lt Thanayod Kengkasikij dari Divisyen Perhutanan Polis berkata dari Laos, kemungkinan haiwan itu dihantar ke China, dengan peminat daging haiwan itu sedia membayar kira-kira 2 juta bath untuknya………… “Ia harus menjadi isyarat bagi negara-negara Asia untuk meningkatkan kerjasama untuk mencegah penyeludupan haiwan liar,“ katanya……… Thailand terkenal sebagai pusat transit bagi perdagangan haram hidupan liar. Thanayod berkata kebanyakan haiwan itu diseludup dari Indonesia dan Malaysia dan kebanyakan dihantar ke restoran dagang haiwan liar di China melalui Laos. Mook Wongchyakul dari WildAid memberitahu akhbar itu, tenggiling dijual pada harga Bt 1.800 hingga Bt 3.000 (Baht) seekor di sepanjang sempatan Thai-Laos. (RM 1= Bt 11). Katanya seekor tenggiling berzaiz kecil boleh dijual pada harga Bt 7.700 hingga Bt 11.500 (baht) seekor di pasaran China dan haiwan itu dijual bagi daging dan kulitnya.
Sumber:
[1] [2] [3] [4] [5]
#Trenggiling Year 2013
1) Kota - Rabu, 13 Mar 2013 07:03 WIB , Penyelundupan Trenggiling Marak, Motifnya Belum Jelas [1]
2) Kemenhut Musnahkan 288 Trenggiling Selundupan, Rabu, 13 Maret 2013, 21:11 WIB [1]
3) BBKSDA Jatim Musnahkan Ribuan Daging Trenggiling Sitaan [1]
4) RABU, 13 MARET 2013 22:54 WIB 288 Ekor Trenggiling Selundupan Dimusnahkan [1]
5) SIDOARJO, 13/3 - PEMUSNAHAN TRENGGILING. 
Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan (3 kanan), melakukan pemusnahan barang bukti satwa dilindungi, berupa Trenggiling (Manis javanica), di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, Sidoarjo, Rabu (13/3). Sebanyak 288 ekor Trenggiling mati tanpa sisik beku senilai Rp1,6 Miliar, yang akan diselundupkan ke Hongkong berhasil digagalkan oleh petugas BBKSDA Jatim serta Balai karantina Ikan dan PMHP Kelas I Surabaya I kemudian dimusnahkan. FOTO ANTARA/Eric Ireng/ed/ama/13 [1]
 6) Ditpolair Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ekor Trenggiling Saturday, 19 January 2013 10:07 [1]
F. WHY ?? [1]
a) Sisik Trenggiling Bisa Dibuat Sabu
Pakar lingkungan hidup dan kesehatan Universitas Riau menyatakan sisik trenggiling (Manis javanica) mengandung zat aktif Tramadol HCl. Zat ini merupakan partikel pengikat zat yang terdapat pada psikotropika jenis shabu.
“Tramadol HCl juga merupakan zat aktif yang merupakan salah satu obat analgesik yang digunakan untuk mengatasi nyeri hebat baik akut atau kronis dan nyeri pascaoperasi,” kata Ariful Amri, kemarin.
b) Selama ini trenggiling dalam masyarakat dianggap banyak manfaat diantaranya adalah :
1) SISIK TRENGGILING 
Dalam jumlah terbatas. Sisik trenggiling bermanfaat sebagai bahan obat-obatan, kosmetik, bahan campuran kaca agar anti pecah, sebagai hiasan, ornamen dan ada juga yang digunakan untuk penglaris. Dan yang paling istimewa, sisik Trenggiling dapat menyembuhkan penyakit kuning, tumor payudara, disentri, dll.
2) LIDAH TRENGGILING 
Yang telah dikeringkan. Lidah Trenggiling dipercaya bisa digunakan untuk penglaris. Ada juga yang menggunakannya untuk balita yang sulit berjalan.
3) EMPEDU TRENGGILING
Yang telah dikeringkan. Empedu Trenggiling ini berkhasiat untuk obat mandul dan untuk stamina pria dewasa. Jika mengkonsumsi empedu trenggiling, dipercaya badan akan selalu sehat dan tahan terhadap cuaca dingin dan bermacam-macam penyakit.
Narasumber : Source Included .

---------------------------
G) PREVENTION

Rencana Strategi Nasional Penyelamatan Trenggiling (24 Oktober 2011) [1]

Kementerian Kehutanan (Menhut), Bea Cukai, Karantina, Kepolisian Nasional, (Indonesia Institut Sains) LIPI, WCS danlembaga lainnya melakukan lokakarya trenggiling pada Oktober 17. Lokakarya ditempatkan di Jakarta, mengundang  sekitar 40 peserta. Tujuan dari lokakarya ini adalah untuk membangun rencana strategis nasional untuk mengurangi trenggiling perdagangan di tingkat nasional dan internasional. Menhut menjadi tuan rumah dari pertemuan dan diskusi rencana strategis yang dipimpin oleh WCU. Di bawah ini adalah hasil penting dari lokakarya ini:
  • Setidaknya 1 internasional penyelundup trenggiling akan ditangkap. Bersama penyelidikan antara pemerintah dan mitra melibatkan WCU sebagai sumber informasi penyelundupan trenggiling. Terfokus akan didefinisikan di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.
  • Hukum trenggiling peternak akan dibantu oleh LIPI untuk memperbaiki fasilitas penangkaran. Jumlah induk trenggiling akan meningkat dengan rekomendasi LIPI untuk memasok penangkaran selama fasilitas telah diperbaiki. Departemen Kehutanan akan terus untuk mengeluarkan izin penangkaran sebelum peternak hukum di Sumatera Utara menunjukkan bahwa keberhasilan fasilitas untuk berkembang biak trenggiling tersebut.
  • Kampanye nasional tentang konservasi trenggiling akan dikerahkan melalui tingkat nasional untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, terutama untuk memastikan bahwa trenggiling dilarang untuk rebus dan diperdagangkan.
  • Pemeriksaan secara rutin akan dijadwalkan untuk memeriksa penyu lembut, memantau, dan dealer hukum ular karena mereka diindikasikan menerima trenggiling dari pemburu. Pemeriksaan akan diselenggarakan oleh BKSDA sebagai lembaga yang mengeluarkan ijin untuk dealer.
  • Bea Cukai, Depkeu, dan bandara / pelabuhan otoritas akan bersama sama untuk meningkatkan inspeksi terhadap barang ekspor. Lama Modus menunjukkan bahwa perubahan penyelundup barang ketika dibiarkan di dalam bandara / pelabuhan untuk setidaknya malam.

Strategi ini akan dilaksanakan oleh Departemen Kehutanan antara 2011-2014. Kami sangat merekomendasikan bahwa hasil dan pelaksanaan lokakarya akan dibantu oleh publik (dna). 
Kementerian Kehutanan (Menhut), Bea Cukai, Karantina, Kepolisian Nasional, (Indonesia Institut Sains) LIPI, WCS danlembaga lainnya melakukan lokakarya trenggiling pada Oktober 17. Lokakarya ditempatkan di Jakarta, mengundang  sekitar 40 peserta. Tujuan dari lokakarya ini adalah untuk membangun rencana strategis nasional untuk mengurangi trenggiling perdagangan di tingkat nasional dan internasional. Menhut menjadi tuan rumah dari pertemuan dan diskusi rencana strategis yang dipimpin oleh WCU. Di bawah ini adalah hasil penting dari lokakarya ini:
  • Setidaknya 1 internasional penyelundup trenggiling akan ditangkap. Bersama penyelidikan antara pemerintah dan mitra melibatkan WCU sebagai sumber informasi penyelundupan trenggiling. Terfokus akan didefinisikan di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.
  • Hukum trenggiling peternak akan dibantu oleh LIPI untuk memperbaiki fasilitas penangkaran. Jumlah induk trenggiling akan meningkat dengan rekomendasi LIPI untuk memasok penangkaran selama fasilitas telah diperbaiki. Departemen Kehutanan akan terus untuk mengeluarkan izin penangkaran sebelum peternak hukum di Sumatera Utara menunjukkan bahwa keberhasilan fasilitas untuk berkembang biak trenggiling tersebut.
  • Kampanye nasional tentang konservasi trenggiling akan dikerahkan melalui tingkat nasional untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, terutama untuk memastikan bahwa trenggiling dilarang untuk rebus dan diperdagangkan.
  • Pemeriksaan secara rutin akan dijadwalkan untuk memeriksa penyu lembut, memantau, dan dealer hukum ular karena mereka diindikasikan menerima trenggiling dari pemburu. Pemeriksaan akan diselenggarakan oleh BKSDA sebagai lembaga yang mengeluarkan ijin untuk dealer.
  • Bea Cukai, Depkeu, dan bandara / pelabuhan otoritas akan bersama sama untuk meningkatkan inspeksi terhadap barang ekspor. Lama Modus menunjukkan bahwa perubahan penyelundup barang ketika dibiarkan di dalam bandara / pelabuhan untuk setidaknya malam.

Strategi ini akan dilaksanakan oleh Departemen Kehutanan antara 2011-2014. Kami sangat merekomendasikan bahwa hasil dan pelaksanaan lokakarya akan dibantu oleh publik (dna).



Share on Google Plus

About Octa Dandy Saiyar

Kelahiran Jakarta keturunan asli Bukittinggi, Sumatera Barat .
07 Oktober 1983.



    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

master togel said...

SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<

bpk muliadi said...

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

Twitter Feed