TRAFFIC JAM - JAKARTA 2012


Watch : HERE 

Jangka Pendek Jangan Terlupakan

Di antara hiruk pikuk BBG, sosialisasi Weekend Car, Sosialisasi MRT jangka panjang , lebih pantas kita melihat yang ada di depan mata, selama budaya "Time Is Money" gak sesuai kalau Implementasi Infrastruktur Kota Jakarta belum efektif dan efesien, dan rendahnya kepedulian akan disiplin lalu lintas di tunjang infrastruktur yang minimalis, lebih pantas saya bilang " Patience if Time Is Money, or it will kill Us ". 

Analisa Budaya

Macet itu budaya Kita, apa Kita membudayakan Macet ?,  gak ada azas salah menyalahkan, cuma sentilan kecil yang dampak nya akan besar kalau di diamkan, saling kerjasama semua pihak dan yang pasti dana bukan alasan selama tidak disalahgunakan di dalam praktek merestrukturisasi atas permasalahan ini. Tidak ada Opini Negatif atas siapapun, namun timbul nya ide " Bagaimana Menyelesaikan Permasalahan Dengan Efektif dan Efesien !!".
Analisa Waktu

Adalah jam pulang kerja , waktu yang riskan meningkatnya populasi pengendara pribadi baik roda dua maupun roda empat. Aspek waktu yang Stagnansi bila serempak dilaksanakan di luar keinginan untuk menunda untuk menghindari macet.

Macet dan Jam Kerja
Lega ya ???... biarpun Minggu dan Gak Macet Bukan Berarti Seenaknya !!!

Bila di tanya berapa waktu yang habis di jalan bila mengurangi efektifitas tenaga kerja indonesia, saya yakin jawaban seragam " Wasting Time ", di luar aspek meningkatnya penggunaan Motor untuk mengurangi ketidak efesienan ini, pertanyaan nya " Bus way itu jalur Motor ? ", jumlah Motor saat Lampu Merah Lebih Dominan dari pada Mobil,  satu logika pengaruh transisi mobil ke motor untuk mengurangi waktu terbuang di jalan untuk sampai ke lokasi kerja.


Viva News -Banyaknya jumlah pemilik sepeda motor berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah pelanggaran lalu lintas oleh pengendara motor.


Inovasi dan bangga atas karya anak Bangsa (Mobil Esemka) boleh di banggakan, dengan catatan  atas penambahan jumlah kendaraan di masa depan sebanding dengan infrastruktur yang efektif dan efesien. Beberapa Contoh Perbaikan Infrastruktur Oleh Pemerintah ke depan :
Klo gak di serempat, kena cipratan aer, pedestrian minim !!!

1. Penertiban Jalur Kluar Masuk Mall saat Jam Macet Jakarta


Sosialisasi untuk ini mungkin mengalami beberapa perselisihan (Pro dan Kontra) antara pemilik Mall dan Pemerintah, aspek kluar masuk Mall adalah Variabel yang tidak pasti (uncertainty) atas waktu kapan seorang pengunjung Mall akan datang dan pulang saat jam pulang kerja, beberapa Pegawai Kantor cenderung menghabiskan waktu di Mall untuk menunggu jam macet pulang kantor (Tren), bila efesien dan efektif  untuk menetralisir jalur pulang Kantor atas penertiban jalur kluar mall, semoga dpt membantu lancar nya jalan raya saat jam pulang kerja.


Penutupan Akses Masuk Mall Jam Macet Jakarta
Perda Parkir - VivaNews
Parkir di Tepi Jalan Dilarang  , Parkir Liar Mempermacet Jakarta , pemprov dki siapkan paket parkir rp 5000 plus tiket transjakarta. , pengelolaan parkir di Jakarta perlu kaji karena positif mempengaruhi macet nya dan meminimalisir ruang gerak jalan umum untuk kendaraan melaju di jalan raya.

2. Perubahan Sistem 3 In One ke ERP


Kelemahan sistem 3 In One oleh adanya "Joki 3 In one" akan segera disosialisasikan untuk di tiadakan dan di rubah ke sistem ERP (Electronic Road Payment).
Sistem ERP yang akan di jalankan di rencanakan untuk tahun 2013, dimana sistem Masuk dengan karcis Elektronik "Electronic Gate Card" untuk pemungutan masuk di Jalur 3 In One dengan sistem Elektronik tersebut , beberapa aspek yang akan kontradiksi bila ada penumpukan saat delaying "Elektronic" akan mempengaruhi jalur lain di luar Three In One sehingga terjadi penumpukan/ kemacetan di jalur non Three In One.
Perlu Kajian untuk efektifitas dan effesiensi, walau pemasukan atas ERP ke Pemerintah, namun perlu adanya kepuasan masyarakat atas inovasi untuk mengatasi macet di jakarta.
Sosialisasi Perubahan Sistem 3 In One ke ERP (Electronic Road Payment) tahun 2013


3. Perbaikan Drainase Ibukota 2012


Semoga disisakan "Lahan Hijau" Di Mega Kuningan, Amin


Drainase,,, kecil namun dampak signifikan , ibarat di cuekin ntar kalau sudah terasa baru pada sadar dan "omel", mulai dari penghijauan, pembangunan waduk, pengendalian banjir dan pembuangan sampah oleh masyarakat dan Pabrik , sudah jelas  musim indonesia ada 2 panas dan hujan,  tradisi banjir tahunan masih saja  jadi "Budaya", gak ada yg disalahkan di sini namun introspeksi untuk mencari solusi terbaik dengan Inovasi. 
Perbaikan Drainase oLeh pemerintah

a. 286 Penutup Lubang Gorong-gorong Sudirman Bahayakan Pengendara, Perbaikan Gorong2x Jln Sudirman terhadap Pengguna Jalan.

Rekonstruksi Jalan Daerah Buncit Raya

4. Inisiatif Masyarakat atas perbaikan Pedestrian(Jalur Pejalan Kaki) Ibukota 2012


Contoh Pedestrian Di Depan Bellagio Mega Kuningan

a. Keamanan Pejalan Kaki di Ibukota, beberapa aspek struktur pedestrian mempengaruhi keamanan pejalan kaki ( bukti Xenia Tugu Tani Case) , preventif akan kelalaian pengemudi  perlu di pertimbangkan untuk revisi " Pedestrian" di setiap sudut ibukota, perlahan dan perlu aspek semua pihak untuk sadar dan menyadari bahwa "Nyawa" lebih berharga daripada "Uang".
"Takdir Illahi Menentukan, Minimal Manusia Selalu Berusaha," gambar olh AR-Chitect

5. Perbaikan fungsi "Billboard" untuk setiap pihak dalam memberikan informasi "Positif" bukan menyebabkan kecelakaan atau memberikan imbas negatif jangka panjang, perlu di revisi kebebasan ber "Iklan" jangan karena untuk kepentingan satu pihak saja, pikirkan imbas nya untuk jangka panjang.... " Indonesia bukan Negara Korban Iklan "



a. Dampak Rubuh nya Papan Iklan Terhadap Macet ...to be continue , ya ini akan terus berkelanjutan kalau memang pengawasan dan kajian fungsi iklan sesuai " Iklan itu membangun, bukan mencelakakan, atau membunuh Manusia, jangka pendek maupun jangka panjang"
b. Dampak Jatuh nya Pohon Akibat Cuaca
pengemudi_bajaj_tewas_tertimpa_pohon_tumbang.tvOne , waduh gimana kalau billboard bukan pohon ??... Astagfirullah. Bukan hanya kemacetan akibatnya... tapi sudah nyawa.. >,< Tertimpa pohon sopir bajaj tewas.
c.  Renovasi Stasiun 37 Stasiun untuk target jangka panjang 2019.
peron di 37 stasiun jabodetabek akan ditinggikan dipanjangkan?  perlu pengawasan dan renovasi sistem transportasi massal KRL untuk membantu menanggulangi masalah kemacetan di Indonesia yang di lakukan oleh PemKot. KRL Jabodetabek akan dilipat tiga kan? , untuk mengantisipasi bertambahnya kemacetan dengan KRL di Jakarta.

Terapi Disiplin atas Kinerja KRL Jabodetabek seperti contoh gambar di bawah ini :

Menyenangkan sih, cuma catatan HOROR masih mengena buat saia >,<
Pengalaman pribadi atas gambar di atas, namun 10 tahun yang lalu saat kuliah di Cikini, cukup sekali karena "penasaran" , memang benar faktor di dalam ramai dan mengejar waktu ( kedatangan kereta lama dari stasiun ke stasiun, karena jumlah KRL atau memang kelamaan di berhenti di stasiun)
Menanggulangi Ketidak disiplinan di Kereta :
1. Bola Beton
Karikatur Aplikasi Bola Beton 
Penggunaan bola beton memberi kesan " Pemaksaan" untuk masyarakat lebih disiplin di dalam penggunaan kereta api, ada Pro dan Kontra dalam pelaksanaan, khusus nya pembahasaan Human Right berlawanan dengan Pelanggaran Disiplin Transportasi Umum.
KAI dan Bola Beton ,  kontroversi bola beton PT Kereta Api bola beton dipasang untuk menghalau penumpang kereta
Penampakan Bola Beton ,PT KAI
2. KIPAS

Desain Penanganan Penumpang di Atas Atap
Penanganan Penumpang Di Atas Atap dengan Kipas 2012


Apa Kata Anak Cucu NKRI ??
Klo melihat dan mengkaji atas aplikasi gambar ini ,, "drpd meregang nyawa karena Uang < 1 USD", mending saya sarankan "DISIPLIN PRIBADI " dengan catatan bersabar agar pemerintah menambah "Armada" KRL sesuai dengan peningkatan jumlah Konsumen KRL.
tiket elektronik KRL mulai di ujicoba ? , kurang nya sosialisasi, pembagian kartu untuk bawah umur disamakan dengan dewasa (50 ribu/kartu), akses sterilisasi stasiun belum di jalankan (seperti bandara). Electronic Data Capture perlu di maksimalkan atas akses masuk ke stasiun dan perlu sosialisasi agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap pemakai KRL. Pemakaian kartu pun harus jelas hanya Passing Card atau Member Card, maksimal kinerja atas system baru semoga menunjang kesadaran pribadi masing2x pengguna KRL untuk penggunaan yang lebih efektif dan efesien. KRL Jabodetabek akan dilipattigakan dari 500 menjadi 1500 (penambahan 1000), dan gerbong dari 8 menjadi 10 ( penambahan 2 gerbong), inisiatif terbaik daripada menghapus KRL Ekonomi Senayan kecam rencana penghapusan KRL Ekonomi untuk mencegah (preventif) masalah penumpang di atas kereta Foto aksi penumpang di atap kereta , Penumpang KRL masih naiki atap kereta , Penumpang atap kereta kembali beraksi
Contoh Kartu Elektronik KRL (Commet)

Penumpang ujicoba tiket elektronik KRL kacau untuk bulan Februari sebelum fix di April.
1. Terdapat Kerusakan 3 Mesin Commuter Electronic Ticket (Commet), di dalam membaca kartu di stasiun.
2. Waiting Time, saat tapping tiket saat gatein maupun gate out, masih belum maksimal sehingga tercipat antrian.
3. KRL Mania Satisfaction, sebagai pengguna setia tentu pelayanan atas pengguna harus di utamakan, terutama fungsi dari Commet
PT Kereta Api larang penumpang merokok di gerbong
"Zebra Cross "
Zebra Cross and Bikers
Kadang ruas penggunaan atas jalan dan budaya "Time Is Money" kalau di biasakan tidak mematuhi "Disiplin Berlalu lintas" kesan nya merisihkan baik pengguna jalan kaki maupun yang melihat kejadian di atas.
Semua balik ke "bikers" di budayakan terus kelak akan berimbas negatif terhadap jati diri kelak di masa depan. Bukan hanya himbauan pemerintah, namun kepedulian kita sebagai pengguna jalan yang disiplin.
Busway Maintenance
Woman Area In Busway
Sosialisasi "Woman Area in Busway" untuk memberikan kenyamanan untuk kamu Wanita di Transportasi umum, tidak ada isu gender yang di bahas namun kesadaran pengguna Wanita untuk mengikuti kebijakan ini.
Vending Machine at Feeder Busway, all @6000 rupiah

Beberapa maintenance atas Busway Perlu di lakukan, dan juga efektif nya jam kedatangan setiap feeder agar tidak "delaying" dan membuat menuggu pengguna busway, walau inisiatif untuk pemasangan Kipas Angin, Mesin Penjual Minuman Automatis untuk kedepan semoga di maksimal kan, belum aktif keduanya dan juga maintenance unit "Bus" seperti adanya ventilasi di pintu kiri (masuknya udara dari luar kedalam bus), padahal di dalam Bus ber-AC dan ada exhauss fan.
Pintu Kiri ada Sela Angin dari Luar masuk Ke dalam Busway

DPR minta Audit Kelayakan Angkutan Umum , sayang nya kenapa baru "meminta" setelah jatuh puluhan korban karena lemah nya Feasibility Audit atas Angkutan umum. Seperti berulang kali terjadi setelah "Indiana Jones", lalu kecelakaan Bus beruntun, lalu apalagi ?, apa perlu kasus rokok "aldy" juga perlu pemeriksaan atas UU yang mengatur tentang itu?, atau kasus2x lain yang sudah di "media" kan baru kita sadar?.
Bikers at Busway Track
Penggunaan Jalur Busway yang seharus nya di peruntukkan untuk Busway itu sendiri cenderung mengalami pergeseran fungsi, jangankan bus umum , bahkan kendaraan bermotor acapkali menggunakan jalur tersebut di saat jam jam sibuk/macet jakarta.
Bukan hanya Kendaraan Pribadi, bahkan kendaraan Umum pun dan juga Kendaraan Pejabat kadang melewati jalur ini (untuk menghindari macet), sewajar nya bila Ambulance, pemadam kebakaran yg sesuai kebutuhan untuk sampai ke lokasi segera, namun jika ada peraturan atas Mobil pejabat di jalur Busway, gak mengherankan kendaraan umum/pribadi lain mencontohkan.
Jalur Busway,, untuk Bus Umum?
Disiplin mulai dari pejabat, sebagai contoh warga yang baik dan di ikuti olrh disiplin individu rakyat yang kelak suatu saat akan menjadi pejabat, namun dampak kemacetan selalu sebagai alasan, jika fungsi disewajarkan seperti Ambulan, Pemadam Kebakaran karena Urgent dan Important itu lumrah namun bila ada peraturan dan sangksi atas Jalur ini lebih di efesien kan kalau tidak akan berdampak buruk kelak nanti.
Buncit Raya - Pela Mampang- Jakarta Selatan

Buncit Raya- Mampang Prapatan - Jakarta Selatan

Jalur Busway Alih Fungsi

Pemandangan Pagi Hari -Mampang-Jakarta

Busway Setelah 7 Tahun Salah Kaprah Dan Tak Di Dukung Pusat , terbukti ada pergeseran fungsi jalur busway dari dokumentasi foto di atas. Jakarta Keras Ternyata, itu kalau tidak di perdulikan,,,sudah perduli kah Kita ? CMIIW
Narasumber :


Warga Negara Kedaulatan Republik Indonesia, Siapapun anda Hatur Terimakasih dari Seluruh Bangsa Indonesia.
Share on Google Plus

About Octa Dandy Saiyar

Kelahiran Jakarta keturunan asli Bukittinggi, Sumatera Barat .
07 Oktober 1983.



    Blogger Comment
    Facebook Comment

Twitter Feed